Jumat, 23 Mei 2014


TENTANG MALAYSIA

https://lh4.ggpht.com/FfLdv7rRs7kbuSI7FST9UTkLdHXDwb9n2oyqhinf4twnumIegI2LEfhlbHQCqkQY2tVnrg=s170


1.    LINGKUNGAN KEPENDUDUKAN
http://blog.hotelclub.com/wp-content/uploads/2010/06/Kuala-Lumpur.jpg
Penduduk Malaysia terdiri dari berbagai kelompok suku, denganSuku Melayu sejumlah 50,4% menjadi ras terbesar dan bumiputra/suku asli (aborigin) di Sabah dan Sarawak sejumlah 11% keseluruhan penduduk. Menurut definisi konstitusi Malaysia, orang Melayu adalahMuslim, menggunakan Bahasa Melayu, yang menjalankan adat dan budaya Melayu. Oleh karena itu, secara teknis, seorang Muslim dari ras manapun yang menjalankan kebiasaan dan budaya Melayu dapat dipandang sebagai Melayu dan memiliki hak yang sama ketika berhadapan dengan hak-hak istimewa Melayu seperti yang dinyatakan di dalam konstitusi. Melebihi separo bagian dari keseluruhan penduduk, bumiputra non-melayu menjadi kelompok dominan di negara bagian Sarawak (30%-nya adalah Iban), dan mendekati 60% penduduk Sabah (18%-nya adalah Kadazan-Dusun, dan 17%nya adalah Bajaus).Bumiputra non-Melayu itu terbagi atas puluhan kumpulan ras tetapi memiliki budaya umum yang sama. Hingga abad ke-20, kebanyakan dari mereka mengamalkan kepercayaan tradisional tetapi kini telah banyak yang sudah memeluk Kristen atau Islam. Masuknya ras lain sedikit banyak mengurangi persentase penduduk pribumi di kedua negara bagian itu. Juga terdapat kelompok aborigin dengan jumlah sedikit di Semenanjung, mereka biasa disebut Orang Asli.
23,7% penduduk adalah Tionghoa-Malaysia, sedangkan India-Malaysia sebanyak 7,1% penduduk. Sebagian besar komunitas India adalah Tamil (85%), tetapi berbagai kelompok lainnya juga ada, termasuk MalayalamPunjab, dan Gujarat. Sebagian lagi penduduk Malaysia berdarah campuran Timur TengahThailand, dan Indonesia. Keturunan Eropa dan Eurasia termasuk Britania yang menetap di Malaysia sejak zaman kolonial, dan komunitas Kristang yang kuat diMelaka. Sejumlah kecil orang Khmer dan Vietnam menetap di Malaysia sebagai pengungsi Perang Vietnam.
Sebaran penduduk sangat tidak merata, dengan lebih dari 17 juta penduduk menetap di Malaysia Barat, sedangkan tidak lebih dari 7 juta menetap di Malaysia Timur. Karena tumbuhnya industri padat tenaga kerja, Malaysia memiliki 10% sampai 20% pekerja imigran dengan besarnya ketidakpastian jumlah pekerja ilegal, terutama asalIndonesia. Terdapat sejuta pekerja imigran yang legal dan mungkin orang asing ilegal lainnya. Negara bagian Sabah sendiri memiliki hampir 25% dari 2,7 juta penduduknya terdaftar sebagai pekerja imigran ilegal menurut sensus terakhir. Tetapi, gambaran 25% ini diduga kurang dari setengah gambaran yang diperkirakan oleh lembaga-lembaga swadaya masyarakat.
Sebagai tambahan, menurut World Refugee Survey 2008, yang diterbitkan oleh Komisi Pengungsi dan Imigran Amerika Serikat, Malaysia menampung pengungsi dan pencari suaka mendekati angka 155.700. Dari jumlah ini, hampir 70.500 pengungsi dan pencari suaka berasal dari Filipina, 69.700 dari Myanmar, dan 21.800 dari Indonesia.Komisi Pengungsi dan Imigran Amerika Serikat menamai Malaysia sebagai salah satu dari sepuluh tempat terburuk bagi pengungsi karena adanya praktik diskriminasi negara kepada pengungsi. Petugas Malaysia dilaporkan memulangkan pendatang secara langsung kepada penyelundup manusia pada 2007, dan Malaysia menugaskan RELA, milisi sukarelawan, untuk menegakkan undang-undang imigrasi negara itu.

2.    TAMAN KOTA
http://blog.hotelclub.com/wp-content/uploads/2010/06/Kuala-Lumpur6.jpg

Kualalumpur adalah ibukota negara Malaysia. Di kota ini terdapat Menara Kembar Petronas, yang menjulang tinggi ke angkasa dan merupakan menara kembar tertinggi di dunia sampai tahun 2003 karena setelah itu terkalahkan oleh menara Taipei 101 di Taiwan. Keunikan menara petronas adalah jembatan penghubung yang tingginya 170 meter dari permukaan tanah. Masyarakat umum dapat masuk di hari Selasa sampai Minggu dari jam 8:30 sampai 17:00. Dari jembatan tersebut dapat dilihat pemandangan kota Kualalumpur dan taman dibawahnya.
Diantara bangunan gedung gedung tinggi yang masif dan artificial, adanya taman yang luas dan tertata baik akan nampak dari ketinggian sebagai pusat daya tarik alami untuk mengajak orang berkunjung ke taman, melepaskan kepenatan, kebebasan berekspresi, berinteraksi sosial dan mereguk oksigen sepenuhnya. Taman Kota dibangun diantara gedung gedung beton Perkantoran, Mal, Plaza yang dapat memberikan kesejukan dengan adanya tanaman  hijau dipadukan dengan ruang-ruang terbuka dan kolam air yang tertata baik dan jernih.
Kuala Lumpur sebagai ikon Malaysia memiliki taman kota, salah satunya bernama Taman Tasik Perdana yang memiliki luas sampai 92 hektar. Taman Tasik Perdana ini berada di dekat Parlemen Malaysia yang sebelumnya merupakan tempat tinggal pejabat Britania. Taman Tasik Perdana ini meliputi taman-taman lainnya yang berada didalamnya seperti Taman Bunga Raya, Taman Anggrek, Taman Kupu-kupu, dan juga Taman Burung Kuala Lumpur yang merupakan taman burung paling gede se-Asia Tenggara. Selain itu, ada juga taman-taman lainnya seperti Taman KLCC, Taman Tasik Titiwangsa, Taman Tasik Permaisuri, Taman Botani, Taman Ekuestrian, dan juga Taman Lembah Barat Bukit Kiara.
  
3.    PUSAT KESEHATAN MASYARAKAT
http://manajemenrumahsakit.net/wp-content/uploads/2013/06/pantai-hospital-kuala-lumpur-manajemenrumahsakit.jpg
Dalam sejarahnya, pelayanan kesehatan di Malaysia telah melalui perubahan radikal. Pada masa prakolonial awal, perawatan medis hanya terbatas pada obat tradisional yang umum di kalangan populasi lokal, seperti Malaysia, Cina, dan kelompok etnis lain. Kedatangan kolonialisme membawa praktik medis Barat ke negara ini. Sejak kemerdekaan Malaysia pada Agustus 1957, sistem perawatan medis berubah secara bertahap untuk memenuhi kebutuhan medis saat ini.
Sistem kesehatan Malaysia memerlukan para dokter untuk melaksanakan tugas tiga tahun pelayanan di rumah sakit umum untuk meyakinkan sumber daya manusia rumah-rumah sakit itu tetap terjaga. Baru-baru ini dokter-dokter asing juga ditugaskan untuk bekerja di sini. Tetapi masih juga sejumlah kekurangan tenaga medis, khususnya yang berpengalaman spesialis, hasilnya pelayanan dan perawatan kesehatan tertentu hanya ada di kota-kota besar. Upaya-upaya terbaru untuk menghadirkan banyak fasilitas ke kota-kota lain dihambat oleh kurangnya ahli untuk menjalankan peralatan yang tersedia dari para investor.
Sebagian besar rumah sakit swasta berada di perkotaan, dan tidak seperti banyak rumah sakit umum, diperlengkapi dengan fasilitas diagnosis dan visualisasi terbaru. Rumah sakit swasta umumnya tidak dilihat sebagai investasi ideal sedikitnya perlu waktu sepuluh tahun sebelum investor meraih untung. Namun, situasi itu kini berubah dan perusahaan kini melihat wilayah ini lagi, terkhusus memperhatikan kenaikan minat orang asing yang datang ke Malaysia untuk tujuan perawatan kesehatan dan fokus pemerintah terbatu untuk membangun industri pariwisata kesehatan.

4.    PEMUKIMAN
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgwk_2t5pyiriP6s_hI17zAYBSBC6b7bg5l8uMMFTXGf8rVKlZwsRStqAyfQvhs53A94znWrT4oBtB_71LMIlaySRUZVK7-FIU-TE0BSF9iVfrCy45b5MviowH5njIaMrZ-iZqv6ZHhvbcq/s1600/taman+lembah+barat+bukit+tiara.jpg
Negara Federasi Malaysia kini laju ekonominya makin maju pesat mendorong pemerintah setempat membangun pemukiman-pemukiman baru baik tempat tinggal penduduk, sekolah maupun layanan sosial lainnya diseluruh pelosok Malaysia. Pemukiman penduduk dinegara ini berawal dari pembangunan pelabuhan dikawasan semenanjung Malaya kemudian seiring dengan perkembangan pelabuhan yang pesat dibangun pemukiman penduduk dalam kawasan pelabuhan ini lambat laun menjadi sebuah kota yang cukup megah kala itu. Pembangunan pemukiman penduduk negara Malaysia kian berkembang setelah negara ini meraih kemerdekaan 31 agustus 1957 dengan arsitektur gedung pemukiman penduduk cukup modern, meski pemukiman penduduk masih didominasi rumah pribadi saat itu. Pasca Malaysia meraih kemerdekaan pembangunan pemukiman penduduk di Malaysia cepat berkembang begitu pesat apalagi memasuki tahun 1980-an dibawah pemerintahan PM Mahathir Muhammad pembangunan pemukiman penduduk di negara ini memasuki fase baru melalui pelbagai megaproyek pemukiman penduduk seperti : perumahan, real estate, apartement, villa dan megaproyek menara kembar petronas, istana pemerintahan Putrajaya yang mewah dan inovatif. Pembangunan pemukiman pada masa Mahathir Muhammad boleh dibilang fantatis dan inovatif dengan pelbagai pembangunan pemukiman yang cukup mewah, megah dan dengan model bangunan pemukiman yang menjulang tinggi bagai pencakar langit seperti: apartement, rumah susun, perumahan, real estate misalnya tidak kalah dengan negara lain. Pembangunan pemukiman penduduk memasuki 2002-an atau 10 tahun terakhir dikawasan Malaysia terus mengalami kemajuan yang berarti dengan pertumbuhan proyek propety yang cukup tinggi dengan arsitektur yang mewah, megah dan inovatif mencakup hampir seluruh wilayah Malaysia.
Pembangunan pemukiman dinegara ini juga dilengkapi fasilitas modern poliklinik, sekolah, bank, swalayan, kantor pos dan juga penghijauan kota dengan pembangunan taman-taman kota yang inovatif membuat panorama alam kawasan pemukiman penduduk indah serta asri. Penghijauan pemukiman penduduk juga menjadi bagian dari program pembangunan kota dan dilihat kondisi alam dan pola pembangunan pemukiman negara Malaysia yang terdiri dari beberapa negara bagian ini tidak jauh dari negara Indonesia, namun kemampuan dalam mengembangkannya memiliki perbedaan baik dari dana, manejemen, tenaga kerja sehingga pembangunan pemukiman pun sedikit mengalami perbedaan tetapi tetap berkualitas. Pembangunan pemukiman penduduk di Malaysia mampu memberi pola pikir yang maju bagi masyarakat setempat dan menjadi tantangan dalam mengembangkan pembangunan pemukiman penduduk yang berwawasan lingkungan dikemudian hari.
Malaysia memiliki jalan-jalan besar yang menghubungkan semua kota besar di pesisir barat Semenanjung Malaysia. Pada 2006, panjang keseluruhan Sistem Jalur Cepat Malaysia adalah 1.471,6 kilometer. Jejaring itu menghubungkan semua kota besar dan sekitarnya: Klang ValleyJohor Bahru, dan Penang satu sama lain. Jalur motor utama (E1 dan E2, E1 adalah bagian Utara Kuala Lumpur, sedangkan E2 adalah bagian selatan), terentang dari ujung utara dan selatan Semenanjung Malaysia, masing-masing di Bukit Kayu Hitam dan Johor Bahru. Jalur itu bagian dari Jaringan Jalur Cepat Asia, yang juga menghubungkan Thailand dan Singapura.
Jalan di Malaysia Timur dan pesisir timur Semenanjung Malaysia relatif kurang terbangun. Semua itu berupa jalan yang sangat berkelok-kelok melewati pegunungan dan belum dilapisi aspal, jalan berkerikil. Akibatnya, sungai masih menjadi jalur transportasi penting, di sampingpesawat udara sebagai modus utama atau alternatif transportasi bagi penduduk pedalaman.
Jasa kereta api di Malaysia Barat dioperasikan oleh Keretapi Tanah Melayu dan memiliki rel cukup banyak yang menghubungkan semua kota besar dan kota kecil di semenanjung, yang juga melebar hingga Singapura. Juga ada rel pendek di Sabah yang dioperasikan oleh Sabah State Railway yang utamanya mengangkut komoditas. Juga ada pelabuhan di negara ini. Pelabuhan besar adalah Port Klang danTanjung Pelepas di Johor. Pelabuhan penting lainnya dapat ditemukan di Tanjung KidurongKota KinabaluKuchingKuantanPasir Gudang,PenangMiriSandakan, and Tawau.
Bandar Udara ditemukan di pelosok negara. Bandar Udara Internasional Kuala Lumpur (KLIA) adalah bandar udara terbesar di negara ini. Bandar udara penting lainnya termasuk Bandar Udara Internasional Kota KinabaluBandar Udara Internasional Penang,Bandar Udara Internasional KuchingBandar Udara Internasional Langkawi, dan Bandar Udara Internasional Senai. Juga ada bandar udara di kota-kota kecil, juga pelabuhan udara perintis domestik di kawasan perkotaan Sabah dan Sarawak. Terdapat jasa penerbangan harian Timur dan Barat Malaysia, satu-satunya pilihan yang tepat bagi konsumen perjalanan dari dua belahan negara ini. Malaysia adalah rumah bagi maskapai udara murah di kawasan ini, AirAsia. AirAsia berbasis di Kuala Lumpur dan memelihara penerbangan ke Asia Tenggara dan Cina. Di Kuala Lumpur, AirAsia mengoperasikan Low Cost Carrier Terminal (LCCT) di KLIA.
Jasa telekomunikasi antarkota disediakan di Malaysia Barat terutama oleh riley radio gelombang pendek. Telekomunikasi internasional disediakan melalui kabel bawah laut dan satelit. Salah satu perusahaan telekomunikasi terpenting dan terbesar di Malaysia adalahTelekom Malaysia (TM), yang menyediakan produk-produk dan pelayanan dari sambungan tetap, sambungan bergerak, juga jasa akses Internet dial-up dan broadband. TM memiliki semi-monopoli jasa sambungan telepon tetap di negara ini.
Pada Desember 2004, Menteri Energi, Air, dan Komunikasi Lim Keng Yaik melaporkan bahwa hanya 0,85% atau 218.004 orang di Malaysia menggunakan jasa broadband. Tetapi, angka ini didasarkan pada banyaknya pelanggan, sedangkan satuan persentase rumah tangga mencerminkan situasi lebih akurat. Ini menggambarkan kenaikan 0,45% di tiga triwulan. Dia juga melaporkan bahwa pemerintah menargetkan penggunaan 5% pada 2006 dan berlipat dua menjadi 10% pada 2008. Lim Keng Yaik mendorong perusahaan-perusahaan telekomunikasi lokal dan penyedia jasa untuk membuka mil terakhir dan harga lebih murah agar menguntungkan pengguna.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar